• MOSA MANDIRI, AGRITECH, HORTECH, MOSA GOLD, MOSA META, SUPERMETA, SUPERGLIO, MOSA GLIO, BIO-SPF, TOP BN, MOSA BN, VITTO, VITTO TERNA, VITTO-G, MINA, MMC MINA
  • MOSA GOLD - EMAS HITAM ORGANIK - PUPUK ORGANIK PADAT DENGAN MULTI MIKRO UNSUR
  • AGRITECH - PUPUK ORGANIK CAIR TEKNOLOGI TINGGI - LANGSUNG TERSERAP TANAMAN- DIPERKAYA ASAM HUMAT VULVAT ASAM AMINO dll
  • TECHNOLOGI HORMON ORGANIK PENDONGKRAK HASIL - AUXIN GIBERELIN SITOKININ -
  • MOSA GLIO - FUNGISIDA ORGANIK SUPERGLIO - PENGENDALI JAMUR ANTAGONIS SAHABAT PETANI
  • BIO-SPF - AGENS HAYATI MULTI FUNGSI - PROTECTANT STIMULANT FERTILIZER
  • MOSA BN - PESTISIDA ORGANIK PENGENDALI WERENG, WALANG SANGIT, DLL
  • MOSA META - PESTISIDA ORGANIK PENGENDALI URET DAN KUMBANG TANDUK
  • VITTO - SUPLEMEN & PROBIOTIK ANDALAN PETERNAK SUKSES
  • VITTO-G - SUPLEMEN ORGANIK KHUSUS UNGGAS PETELUR
  • MMC MINA - SUPLEMEN TAMBAK & KOLAM

Konsultasi & Informasi

082323158788 (Konsultasi)
082323158788 (Admin & info)
agrokomplekskita - maju terus agrokompleks Indonesia

kabar riang

KABAR RIANG

\"Saya mendapatkan agens hayati MOSA META dari salah satu agen MMC di Kediri. Saya aplikasikan sekitar bulan September 2018 dan sekarang kira-kira 5 bulan setelah pemberian MOSA META tanaman tebu masih nampak hijau, tidak ada tanda-tanda serangan uret. Pingin rasanya membagi penga...
\"MOSA META mantab hasilnya. Kemarin waktu saya mengolah bahan pupuk organik dari kotoran sapi, saya menemukan banyak embug dan cacing tanah. Bahan tersebut saya fermentasi dengan bakteri pengurai dan molase selama 1 minggu.\"\r\n\r\n\" Ketika saya aduk-aduk cacing tanah masih hidup seh...
\nTanaman koro pedang termasuk tanaman yang tahan serangan penyakit, tetapi tidak dengan serangan hama uret. Hama uret atau di trenggalek dikenal dengan embug, sangat menyenanangi perakaran tanaman koro, sehingga mengakibatkan tanaman layu bahkan sampai mati. Sehingga petani perlu...
\n\"Inilah contoh tanaman koro pedang yang sedang saya budidayakan. Awalnya tanaman ini kena serangan embug, uret tanah, Alhamdulillah serangan berhenti setelah saya semprot dengan Mosameta. \" - Ungkap pak Saechoni trenggalek, yang sudah yakin menggunakan mosa meta/supermeta untuk...
\nAwalnya pada sekitar akhir 2016 Pak Sutik Hadi dari dampit malang, mempunyai keluhan hama uret atau yang lebih dikenal dengan embug di kebun pepaya miliknya. Setelah mencoba MOSA META, beberapa bulan kemudian nampaklah terbukti kebun pepayanya selamat dari serangan embug. \n\n\n\n\n\n...
\nSebelum mengenal MOSA META atau yang dulu disebut SUPERMETA, lahan pepaya saya banyak masalah uret, karena inginya bertani secara organik, maka mau tidak mau harus cari solusi tanpa pestisida kimia. Setelah menelurus kesana kemari ketemulah SUPERMETA.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\"Saya mencobanya...
\n\"Saya menggunakan MOSA GLIO dan BIO-SPF untuk tanaman jagung yang terserang bulai. Hasilnya bagus. Bulai tidak sampai menyebar. Sekarang jagung saya sudah berbuah, tinggal menunggu panen. Perkembanganya juga bagus\". Tulis Bpk I Made S, petani Jagung Bondowoso.\n\n\n\n\n\n\n\nBpk. I Made...
\nSudah beberapa periode ini pak Imam, peternak ayam potong ngaglik sleman menggunakan Vitto untuk ternak ayam potongya. Sempat berhenti memakai Vitto, namun ternyata berujung pada penurunan produksi yang signifikan, bahkan kerugian. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\nKini Pak Imam sudah tak mau lepas l...
\r\nPak Tigor dari lampung menanam singkong atau ubi kayu dari bekas lahan kelapa sawit. Mengkuti rekomendasi dari konsultan MMC, Pak Tigor menggunakan BIO-SPF untuk merendam /mencelup bibit singkong sebelum ditanam. Kemudian dilakukan lagi pengocoran BIO-SPF pada lahan singkongnya...
\n\"Setelah pakai VITTO, ABW (Average Broiler Weight) nya ngejoss banget pak, Umur 30 hari sudah mencapai 1,9kg. \", Kata Bu Fitriyah, pemakai VITTO mitra pak Taufik.\n\n\n\n Pada awalnya Pak Taufik menjajal sendiri VITTO untuk ternak ayam potongnya dan mendapatkan peningkatan hasil lum...
\n\"Sekarang umur 17, Alhamdulillah makannya lahap dan untuk kematian ketimbang periode sebelum pakai VITTO, jauh pak!\" - Kata ibu seorang pemakai baru VITTO. Rasanya maknyess mendengarnya, dan Ikut senang bisa jadi solusi peternak di tengah situasi paceklik ini. Semoga barokah\n\n\n\n...
 \" Semenjak menggunakan VITTO-G,  telur-telur love bird dari rata-rata 4 sd 5 dapat menetas semua. Selain itu penggunaan VITTO-G sangat irit\" Testimoni Bpk Budi, peternak love bird di Jakarta.\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n...
Luas Lahan tanaman lada 2,5 hektar dimiliki oleh Bapak Steven. Sudah 2 tahunan ini mempercayakan pupuk dan menjaga kesehatan tanaman ladanya pada produk-produk MMC, yakni; MOSA GLIO, BIO-SPF, AGRITECH dan HORTECH.\r\n\" MOSA-GLIO nya mantap, apalagi dengan adanya AGRITECH serta HORT...
\" Aplikasi Vitto terna G pada ternak puyuh, Dari 3.000 ekor perhari keuntungan bersih bisa mencapai Rp. 300.000,- . Puyuh sudah mulai bertelur di usia 34 hari\" Agus S - Peternak puyuh Kebumen Jawa Tengah\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4906\" align=\"aligncenter\" width=\"175\"] Testimoni ...
\"3-4 bulan setelah saya aplikasikan MOSA GOLD tanaman tanaman durian serta kelengkeng saya mulai berbuah lebat. Terutama tanaman duriannya yang sudah 7 tahun, sekarang sudah bisa berbuah banyak. \" Bpk. Ade - Riau\"\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4867\" align=\"alignleft\" width=\"...
Melalui bapak Agus Wahyudi, beberapa petani cabai mulai dikenalkan produk MMC, salah satunya AGRITECH. Dan hasilnya luar biasa, petani bisa merasakan peningkatan panen dan berkesempatan mengirimkan foto kebun mereka bersama pupuk AGRITECH.\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4800\"...
Setelah menggunakan produk organik MMC, dari semenjak perendaman bibit melon dengan BIO-SPF, penggunaan MOSA GLIO, olah lahan dengan MOSA GOLD serta penyemprotan AGRITECH & HORTECH, budidaya melon kali ini berhasil. Ini tercatat sebagai keberhasilan terbesar dari 7 kali tanam...
NB: Alhamdulillah mas panen sekarang MEMUASKAN. Dapat keuntungan Rp. 5.500/ ekor. Bobot rata-rata 1.82kg, Umur panen 32hr (maju 2 hari dari Target Bobot panen). Efisien pakan 20sak (@50kg/sak ), Kematian/deflesi  228ekor. Insya Allah VITTO TERNA MEMANG COCOK.\r\n\r\n[caption id=...
Mas, ayam sudah dipanen hari ke 29, Penjarangan dengan bobot aktual rata-rata 1.46kg. Bobot Standar PT 1.436kg (4 hari yang lalu). Hari ini bobot aktual rata-rata 1.86kg, Bobot standar PT 1.74kg. Sisa ayam masih ±1.500 ekor. Kematian 4-5{65b95d2f2375b8bb9f45eb26c8b7de397eacd1682c7fdf739426582a8d10a072}. Mudah-mudahan mulai bagus. Amin\r\n\r...
\r\n\r\nInfo siang ini (8/5/18) kami bersilaturahmi mendengar langsung dari beliau bahwa semenjak keberhasilan beliau mengaplikasikan SUPERMETA di lahan singkongnya, 2016 , hingga bulan ini beliau sudah berkali- kali tanam di lahan yang sama dengan tanaman yang berbeda antara lain , ...
\"Pelan tapi pasti, Lada yang sakit menjadi sehat kembali setelah diberikan BIO-SPF dan MOSA GLIO. Setelah 3 Bulan, tanaman masih sehat dan tambah subur. Semakin yakin bahwa BIO-SPF & MOSA GLIO menjadi paket wajib untuk melindungi investasi pada tanaman lada kita\" Yusuf -Petan...
\"Maaf saya baru dari kebun, disana tidak ada signal telpon. Pak mantap untuk produk MMC nya (MOSA GLIO, BIO-SPF, MOSA GOLD, AGRITECH & HORTECH) , lada saya subur, tumbuhnya bagus, saya coba dengan tanaman lain juga bagus. \" Testimoni Bpk Steven - Petani Lada Tanjung Selor, Pr...
Dengan vitto; Yg pertama saya beli DOC yg platinum sampai panen umur 35 hr bisa mencapai 2,5 _2,6 kilo.  Yg ke dua saya beli DOC cp sekarang hmpir panen besok umur 35 hr bobot 2 _2,2 kilo.  Vittoterna sangat bagus untuk ayam\" Ibu Ratna/Gumantyo - peternak broiler Lumajang.\r\n\r\n...
Maksud Pak Aji (Petani Sengon –Cangkringan – Sleman) mengendalikan hama uret yang menyerang tanaman pokok yaitu sengon yang masih muda dengan Supermeta / Mosa Meta, namun diluar dugaan berhasil pula mengendalikan perkembangan lalat buah di tanaman sela yakni cabe dan terong. ...
\"Setelah menggunakan supermeta/mosa meta sudah tidak ada serangan uret lagi di lahan saya. Dan berkat perendaman benih dengan BIO-SPF, tanaman tomat saya pun bisa selamat dari penyakit antraknosa, dibandingkan dengan rekan-rekan petani di sekitar.\" Pak Purwanto - Temanggung...
\"Dengan perlakuan perendam benih menggunakan BIO-SPF, terbukti budidaya jagung hibrida bisa terhindar dari penyakit bulai. Sedangkan di lahan lainnya yang tidak menggunakan perendaman BIO-SPF, banyak yang terkena penyakit bulai\" Penjelasan Agus Banyuwangi seperti disampaikan kepa...
Lahan lada berada di lereng banyak terkena penyakit busuk pangkal batang. Setelah diberikan BIO-SPF dan MOSA GLIO selang 2 minggu mulai nampak perubahan tanaman lada membaik. Saat inipun disaat banyak lada di lahan tetangga sebelah yang terkena busuk pangkal batang, tetapi tanama...
Setelah menggunakan Produk MMC ; Perkembangan tanaman lebih subur, tahan penyakit, tidak terkena layu fusarium dan mati bujang, daun utuh tidak berlubang, lentur  dan batang kokoh, buah licin bersih, dan tidak ada karat\r\n\r\nBudidaya ; Tomat dan Kacang panjang  organik di lahan b...
\"Setelah pakai Produk MMC : biaya obat-obatanan jauh lebih murah dari sebelumnya, bunga tumbuh tidak rontok, Bunga tumbuh daun tidak rontok, Buah pertama dan buah di ujung relatif hampir sama besarnya\"\r\n\r\nBudidaya cabai semi organik\r\n\r\nNama Petani : BpkDede (Kelompok Tani Cinta M...
Perubahan setelah penggunaan selama 12 hari; Warna telur coklat, Kulit lebih tebal, Peningkatan produksi 4,5{65b95d2f2375b8bb9f45eb26c8b7de397eacd1682c7fdf739426582a8d10a072} (2 kg atau 32 butir per 700 ekor) -Bpk Sahlan\r\n\r\n[caption id=\"attachment_4382\" align=\"alignright\" width=\"300\"] budidaya puyuh dengan vitto -g[/caption]\r\n\r\nProduk yang dig...
\"Setelah pakai Produk MMC :Tanam 1 biji : tumbuh anakan 2-3 , dan tiap batang berbuah rata-rata 2\r\ntongkol\" Bpk Oding, petani jagung-Cibeureum Jabar\r\n\r\nProduk yang dipakai   : MOSA GOLD , AGRITECH, HORTECH, MOSA GLIO, BIO-SPF   (masing masing 3 paket)\r\nLuas lahan        ...
\"Perbedaan Setelah pakai MMC dengan yang tidak pakai :\r\nPertumbuhan berbeda (lebih tinggi dan banyak bulir). 2) Dari rasa hanjeli lebih kenyal dan enak\r\nProduk yang dipakai ; MOSAGOLD  dan BIO –SPF\r\n\r\nPupuk Makro   : 400 kg Phonska (idealnya 600 kg)\r\nUmur tanaman     : 4...
\"Setelah memakai vitto, sudah tidak terlalu repot lagi membersihkan kandang. Kotoran relatif tidak berbau, pakana terasa lebih hematen. Yang terasa lagi itu pertambahan bobot. Apalagi sewaktu mencoba dipotong, dagingnya lebih padat, mirip ayam kampung\" - Suryanto, perternak ayam ...
\"Alhamdulillah dengan saat ini lada hasilnya lebih bagus dan sehat. Sekarang ini sering jadi rujukan petani lada yang lain, semenjak memakai produk MMC. Sayangnya memang harga lada saat ini sedang tidak bagus\" Tarsim - Bangka Belitung\r\n\r\n\r\n\r\n...

Rekening Bank

Bank : Bank Mandiri
No Rek : 137-0010-3321-75
a . n : Untung Subagyo
-----------------
Bank : Bank BRI
No Rek : 0247-01-032-424507
a . n : Untung Subagyo
-----------------
Bank : BCA
No Rek : 0372421949
a . n : HIMMAWATI

Ikuti kami

INFO

Pengumuman Perubahan Label /Etiket Superglio Menjadi MOSA GLIO!
>
-

--

Maju terus
agrokompleks Indonesia!
--



Informasi seputar budidaya
pertanian, perkebunan, peternakan
Kunjungi agrokomplekskita.com




Dokumentasi hasil-hasil nyata
produk MMC
Kunjungi agrokomplekskita.com


-

Dokumentasi kisah sukses
petani, peternak, sahabat MMC
Kunjungi Kunjungi agrokomplekskita.com


>
Tips tips
Seputar budidaya, pertanian, perkebunan, peternakan & perikanan
Kunjungi Kunjungi agrokomplekskita.com

BIO-SPF untuk Budidaya Tanaman Lada / Merica

bio-spf untuk tanaman lada

bio-spf untuk tanaman lada

  • Aplikasi BIO-SPF untuk lada dapat mencegah terhadap serangan; Penyakit busuk kaki / leher akar (sakit dari bawah) disebabkan oleh cendawan Phytophtora palmifora, Penyakit Busuk Pangkal Batang, Penyakit busuk tunggul (stump root), Penyakit busuk akar, penyakit mati bujang/awal, dll
  • BIO-SPF dapat meningkatkan kualitas bibit lada. Dengan pengocoran BIO-SPF pada bibit lada, akan memiliki kekebalan /imunisasi dari berbagai penyakit semenjak awal.
  • BIO-SPF berfungsi sebagai bio stimulan dan bio-fertilizer yang memacu pertumbuhan lada menjadi lebih baik.
  • Penggunaan agens hayati BIO-SPF ini lebih menjamin bebas residu pestida kimia, sehingga meningkatkan nilai jual
  • Pada lahan, lebih menjamin kelestarian kesuburan tanah
  • Dan berbagai keuntungan lainnya


Aplikasi BIO-SPF ini dimaksudkankan untuk mengendalian penyakit semenjak awal dengan memanfaatkan mikrobia entomopatogenik. Mikrobia ini secara sistemik masuk ke jaringan tanaman. Bahan aktif lainnya yang terdapat dalam BIO-SPF akan hidup berkoloni di perakaran tanaman padi dan hidup saling menguntungkan.

Aplikasi BIO-SPF pada Lada yakni ;

Untuk bibit lada ;

Karena 3 fungsinya yang utama, maka penggunaan BIO-SPF sangat efektif dan efisien. Yakni sebagai Pemacu pertumbuhan , Pelindung dari penyakit, dan fungsinya sebagai pupuk terbukti mampu memberikan pertumbuhan yang signifikan pada berbagai jenis bibit dan tanaman.

Penggunaannya untuk bibit perlu direndam dengan 1 sdm makan BIO–SPF dalam 5 liter air, selama 1-2 jam sebelum ditanam di polibag.

Selanjutnya bisa disemprotkan dengan dosis 2 sdm/tangki,  dan atau dikocorkan ke polibag secara berkala untuk mencegah (mengimunisasi tanaman) dari serangan penyakit .

Untuk Perawatan ;

Aplikasi BIO-SPF dapat dicampur/bebarangan dengan MOSA GLIO. Caranya, masing-masing 1 sachet MOSA GLIO / Superglio dan BIO-SPF  dilarutkan dengan 100 sd 150 liter air bersih. Kemudian digunakan untuk mengocor 100 sd 150 batang tanaman lada.

Penggunaan agens hayati MOSA GLIO / Superglio dan BIO SPF (sebaiknya digunakan di musim kemarau supaya lebih optimal).

sepaket mosa glio bio-spf untuk lada

sepaket mosa glio bio-spf untuk lada

Cara alternatif;

Aplikasi BIO-SPF dilakukan dengan cara penyemprotan pada pangkal batang lada . Agar penyemprotan tersebut mudah, nozzle atau kepala sprayer/alat semprot dapat dikendorkan atau dicopot. Dosis penyemprotan ini adalah 2 sendok atau 1/3 sachet BIO-SPF dilarutkan dalam 1 tangki semprot 14 liter.


Beberapa penyakit lada yang dapat dikendalikan dengan BIO-SPF :

Penyakit busuk kaki

Penyakit busuk kaki ini disebut juga leher akar (sakit dari bawah). Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phytophtora  palmifora . Serangan terberat terdapat di lampung.

Gejala : Gejala penyakit ini pada dalam sayatan kulit batang, dibawahnya berwarna coklat hingga coklat tua. Timbul bercak-bercak sawo matang pada daun dan ditengahnya berwarna abu-abu. Akhirnya daun menjadi kuning, terkulai dan dari ujungnya berwarna hitam, kemudian daun 2 berguguran. Daun gugur dari tangkai bawah menjalar keatas. Infeksi sangat cepat, serangan mematikan dalam 10 hari. Dimusim kering serangan makin berbahaya , kematian semua rumpun dalam 3-4 hari

Pencegahan  dan pengendalian ; Untuk pencegahan dan pengendalian, tabur/kocorkan MOSA GLIO / Superglio dan BIO-SPF.  1 sachet MOSA GLIO / Superglio dan 1 sachet BIO-SPF cukup untuk 1000m² luasan lahan lada, atau kira-kira 200 batang tanaman lada.

Penyakit Busuk Tunggul (stump root)
Penyakit ini disebabkan cendawan Rosilinea bunodesà serangan terberat di India

Gejala : Gejala penyakit ditandai daun menguning dan rontok kemudian seluruh daun
mengering & tanaman tidak dapat dipertahankan.

Pencegahan dan pengendalian ; Untuk pencegahan dan pengendalian, tabur/kocorkan MOSA GLIO / Superglio dan BIO-SPF. 1 sachet MOSA GLIO / Superglio dan 1 sachet BIO-SPF cukup untuk
1000m² luasan lahan lada, atau kira-kira 200 batang tanaman lada.

Penyakit busuk akar
Serangan terberat terjadi di Malaysia. Penyakit busuk akar ini disebut juga Root rot.
Penyebab penyakit ini adalah cendawan Ganoderma lucidium

Pencegahan penyakit busuk akar;

Cara pertama dapat dengan menanam jenis yang tahan ( Jenis Belantung).

Cara kedua dengan aplikasi agens hayati MOSA GLIO /Superglio dan BIO-SPF.
Tabur/kocorkan MOSA GLIO / Superglio dan BIO-SPF. 1 sachet
MOSA GLIO / Superglio dan 1 sachet BIO-SPF cukup untuk 1000m² luasan
lahan lada, atau kira-kira 200 batang tanaman lada.

Penyakit Busuk Pangkal Batang
Penyakit busuk pangkal batang (BPB) pada tanaman lada disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici. Serangan pada akar atau pangkal batang menyebabkan tanaman layu dan mati secara cepat. Saat ini penyakit BPB telah ada di seluruh areal pertanaman lada di Indonesia. Jamur Phytophthora capsici merupakan jamur tular tanah, dapat membentuk struktur istirahat yang mampu bertahan dalam waktu cukup lama. Serangan Phytophthora capsici banyak terjadi pada musim hujan.

Gejala serangan : Serangan Phytophthora capsici pada daun menyebabkan gejala bercak daun pada bagian tengah atau tepi daun. Sepanjang tepi bercak tersebut bagian gejala berwarna hitam bergerigi seperti renda yang akan nampak jelas bila gejala masih segar; bagian tersebut tidak nampak apabila daun telah mengering atau pada gejala lanjut. Daun-daun sakit merupakan sumber inokulum bagi tangkai atau cabang sehat yang berada di dekatnya.

Pencegahan dan pengendalian : Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Phytophthora Capsici cegah dengan pemberian MOSA GLIO/Superglio dan untuk hasil yang lebih baik kocorkan BIO-SPF. 1 sachet MOSA GLIO / Superglio cukup untuk 1000m² luasan lahan lada, atau kira-kira 200 batang tanaman lada.

Antraknose lada

Cendawan Colletotrichum necator penyebab Antraknose pada lada , yang menghasilkan “scroma” pada muka daun bagian atas dimana akan nampak titik hitam. Konidia-konidianya keluar terbawa air hujan dan berkembang di segala arah. Jika menempel pada malai  maka malai akan rontok. Kerugian menyebabkan 4-13% penurunan produksi

Pencegahan : Penggunaan agens hayati MOSA GLIO / Superglio dan BIO SPF (sebaiknya digunakan di musim kemarau supaya lebih optimal). Aplikasi MOSA GLIO / Superglio dan BIO-SPF ini adalah 1 sachet MOSA GLIO / Superglio dan 1 sachet BIO-SPF  cukup untuk 1000m² luasan lahan lada, atau kira-kira 200 batang tanaman lada.


Mengapa harus BIO SPF & MOSA GLIO ?

Banyak pertanyaan dari petani maupun praktisi lada yang yang menanyakan mengapa dalam pengendalian penyakit pada tanaman lada ini menggunakan 2 agens hayati sekaligus, yakni MOSA GLIO dan BIO-SPF.

Untuk menjawab pertanyaan ini harus dipahami bagaimana cara kerja 2 agens hayati ini. Jelas secara metode dan kandungan bahan aktif 2 agens hayati ini berbeda.

MOSA GLIO/Superglio adalah agens hayati (musuh alami penyebab penyakit) berbahan aktif Gliocladium dan Trichderma yang bekerja mencegah  masuknya penyakit di daerah perakaran lada dan berkembang biak secara alami dalam bahan organik tanah .

BIO-SPF adalah jenis bakteri perakaran yang menginduksi ketahanan tanaman lada sehingga melindungi dari serangan antraknose , penyakit karat, dan fusarium yang disebabkan oleh cendawan.

Penyakit pada tanaman yang sangat kompleks menjadikan alasan untuk merekomendasikan penggunaan 2 agens hayati tersebut agar bekerja secara sinergis. Sehingga secara gampang petani maupun praktisi dapat mendapatkan manfaat dari kedua agens hayati tersebut.

 Kedua agens hayati (MOSA GLIO/Superglio & BIO-SPF itu merupakan paket solusi  tak terpisahkan untuk mengantisipasi dan mengobati penyakit jika tanaman terlanjur terkena penyakit. Sehingga Penggunaan kedua agens hayati itu merupakan paket solusi  tak terpisahkan untuk mengantisipasi dan mengobati penyakit jika tanaman terlanjur terkena penyakit.

Hits: 238

Comments are closed.