MOSA META – Pestisida Organik Sahabat Perkebunan

supermeta atau mosa meta, agens hayati dengan bahan aktif metharizium anisopliaeSUPERMETA (MOSA META) adalah agens hayati pengendali hama yang mengandung bahan aktif Metarhizium anisopliae. Bahan aktif tersebut merupakan jamur entomopatogen, yakni jamur yang bersifat patogen pada larva serangga tertentu yang merupakan hama bagi tanaman.

Jamur Metharizium Anisopliae dari strain tertentu dikembangbiakkan dalam isolat murni dan diformulasikan dengan bahan pembawa berupa mineral tertentu agar mudah diaplikasikan di lahan.

Bahan aktif SUPERMETA (MOSA META) mampu menginfeksi bagian tubuh larva dari serangga serangga hama tertentu. Larva hama sasaran (uret/embug/gayas) yang mati akibat terkana jamur metarizium (terbungkus spora kehijauan) apabila ditemukan di dalam tanah dapat dibiarkan saja, karena akan menjadi pupuk organik yang bagus untuk tanaman. Namun jika tidak diketemukan dan larva/uret tidak nampak, maka besar kemungkinan telur/instar muda telah hancur akibat infeksi bahan aktif SUPERMETA (MOSA META).





SUPERMETA (MOSA META) mengandung bahan aktif dari jamur / cendawan ” Mettharizium Anisopliae” setara 3,7 x 10¹¹ spora per gram.

Bahan aktif ini diformulasi dan didormansikan dalam bahan pembawa yang akan memudahkan untuk aplikasi di lapangan. Bahan pembawa ini merupakan bio-polimer yang lembut sehingga akan memudahkan untuk dicampur/dilarutkan dalam air untuk aplikasi penyemprotan.

Bahan aktif SUPERMETA (MOSA META) yakni Metharizium Anisopliae sp produksi mosa mandiri adalah strain yang sudah teruji dilapangan untuk mengendalikan uret (Lepidiota stigma) di tanaman Hortikultura dan buah-buahan. Mengatasi uret (Lepidiota stigma)  di tanaman keras (Karet, kakao, sawit, Jati, Sengon, dll), Uret pada tanaman tebu, Larva kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada kebun kelapa sawit dan Puthul (Phyllophaga helleri).

Bahan aktif Metarhizium anisopliae menghasilkan cyclopeptida, destruxin A, B, C, D, E dan desmethyl destruxin B. Efek destruxin berpengaruh pada organela sel target, menyebabkan paralisis sel, kelainan fungsi lambung tengah, tubulus malphigi, hemocyt, dan jaringan otot. 0 hari 4 hari 7 hari 14 hari
Mekanisme pengendalian serangga melalui empat tahapan :

  • Inokulasi / kontak konidia pada tubuh serangga
  • Penempelan dan perkecambahan pada integumen serangga, dengan bantuan kelembaban udara.
  • Penetrasi menembus integumen dengan mekanis dan kimiawi yaitu mengeluarkan enzim dan toksin.
  • Destruksi / perusakan pada titik penetrasi dan menembus haemolimfa, cairan tubuh habis diserap jamur Metarhizium anisopliae, hingga serangga mati dengan tubuh kering.


Cara Aplikasi secara umum ada 2 :

Cara 1 : Dengan metode pengocoran/penyemprotan pada lahan.   1 sachet dicampur 100 sd 150 liter air, digunakan untuk mengocor/menyemprot lahan secara merata seluas ±1.000m². Dilakukan pada sore hari

Cara 2 : Dengan metode dicampur pupuk kandang.

1 sachet dicampur ± 30 kg ( 1 karung) pupuk kandang, kemudian diperam ±2minggu di tempat teduh. Campuran ini sebagai master, untuk dicampurkan lagi pupuk kandang yang lebih banyak, atau dapat langsung diaplikasikan. Ditebar secara merata pada lahan / lubang tanam seluas ±1.000m². Dilakukan pada sore hari

Cara Aplikasi untuk pengendalian Kumbang tanduk pada sawit :

  • Aplikasi dengan dosis 10-30 sachet per hektar (tergantung tingkat serangan)
  • Aplikasi diulang per 3-4 bulan untuk memutus siklus uret dan mengantisipasi migrasi kumbang yang akan bertelur dari tempat lain.
  • Sasaran aplikasi di seluruh permukaan tanah dan seresah (bahan organik) yang ada di bawah tajuk tanaman sawit dewasa (dibawah gawangan mati ataupun tumpukan janjang kosong) atau seluruh tanah dan rumputan untuk sawit TBM.
  • Metode aplikasi bisa dengan 3 cara ;
    • Dengan jalan disemprotkan. 1 sachet untuk 2 tanki (14 liter) atau 3 sendok makan per tanki (50 gram).
    • Dengan jalan dikocorkan, dosis 2 sampai 3 sachet per 200 liter air.
    • Dengan jalan ditabur. SUPERMETA (MOSA META) dicampurkan pupuk organik saat pembuatan media tanam untuk polibag atau baby bag. Dosis campuran, 1 sachet untuk ±30 kg pupuk kandang sebagai media indukan.
  • Aplikasi sebaiknya dilakukan sore hari , dan bisa juga malam hari untuk menghindari Ultra Violet .


Keuntungan menggunakan Agens Hayati SUPERMETA (MOSA META) ;

  • Bisa berkembangbiak di alam sehingga frekuensi aplikasi dan pembelian produk bisa makin menurun bahkan nanti bisa nol.
  • Tidak berbahaya bagi lingkungan dan manusia.
  • Tidak menimbulkan efek kekebalan pada hama.
  • Tidak berbau/beraroma, sehingga hama sasaran tidak menyadari adanya bahan aktif metharizium di tanah.

SUPERMETA (MOSA META) efektif untuk mengendalikan :

  • Larva Kumbang Tanduk / Oryctes rhinoceros yang menyerang kelapa, kelapa sawit, dan salak.
  • Uret / Lepidiota stigma yang menyerang tebu, singkong, pepaya, palawija, dan sayuran.
  • Puthul / Phyllophaga Hellery pada tanaman padi dan palawija.

Jenis : Agens Hayati, Serbuk

Kemasan : Sachet

Isi : 100 gr